Rumput Laut




Rumput laut dikenal pertama kali oleh bangsa Cina kira-kira 2700 SM, digunakan untuk sayuran dan obat-obatan. Tahun 65 SM, bangsa Romawi menggunakannya sebagai bahan baku kosmetik. Beberapa jenis yang digunakan misalnya sebagai kosmetik tradisional seperti masker, lotion penyegar, dan pengobatan stroke adalah Ulva lactuca, Enteromorpha profera dan Sargassum spp. Untuk kosmetik, secara khusus menggunakan rumput laut cokelat yang mengandung alginat. Terdiri atas manuronat dan gluronat. Manuronat banyak digunakan sebagai bahan baku kosmetik lainnya.

Semua rumput laut kaya akan kandungan serat yang dapat mencegah kanker usus besar. Serat dapat melancarkan pencernaan dengan membentuk zat seperti gelatin dalam usus halus dan meningkatkan kadar air dalam fases. Konsumsi serat dapat membantu metabolisme lemak sehingga menurunkan kadar kolestrol darah dan gula darah. Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya.

Rumput laut termasuk dalam anggota alga (tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun). Tumbuhan yang hidup diperairan dangkal dan menempel pada karang yang mati ini dibagi kedalam 4 kelas besar, yaitu Rhodophyceae (alga merah), Phaeophyceae (alga cokelat), Chlorophyceae (alga hijau), dan Cyanophyceae (alga biru hijau).
Rumput laut diketahui kaya akan nutrisi esensial, seperti enzim, asam nukleat, asam amino, mineral, trace elements, dan vitamin A,B,C,D,E dan K. Karena kandungan gizinya yang tinggi, rumput laut mampu meningkatkan sistem kerja hormonal, limfatik, dan juga saraf.
thumbnail
Judul: Rumput Laut

Ditulis Oleh

Artikel Terkait BEAUTY :

0 comments:

 
Copyright © 2013. Home - About - Sitemap - Contact - Privacy